Punya cerita? Kirimkan *DISINI*

Meski Berukuran Kecil, Pria Jepang Ternyata Paling Memuaskan di Dunia

loading...

Sebuah riset panjang diselenggarakan world relationship forum (WRF), yang mengukur tingkat kepuasan berhubungan intim beberapa negara maju di dunia. Dengan korespondensi tak kurang dari 3 juta yang tersebar ke berbagai negara di lima benua.


Hasilnya sungguh mengejutkan. Tesis awal yang dikemukakan bahwa panjang mr. P mempengaruhi kenikmatan seksual ternyata tidak terbukti. Dalam sebaran angket yang memuat 15 pertanyaan secara random, tren positif tertinggi justru muncul dari negri sakura Jepang.


"Padahal di Jepang sendiri angka pernikahan menurun. Banyak yang lebih memilih hidup individualis di apartemen dan memutuskan tidak menikah," ujar direktur world relationship forum.


Beberapa pertanyaan yang diajukan dalam sebaran angket dikemukakan soal durasi hubungan intim, perasaan bahagia, dan tingkat orgasme sebagai puncak kepuasan hubungan intim. Selain itu perasaan nyaman serta tak tertekan juga menjadi bagian dari instrument yang dianalisis.


Negara-negara dengan ukuran mr. P rata-rata terpanjang di dunia seperti republik Kongo dan Ekuador, justru menunjukkan trend negatif. Berikut 10 negara dengan tingkat hubungan seksual paling memuaskan dalam perspektif perempuan di dunia, versi world relationship forum.


1. Jepang, skor 9,34
2. China, skor 8,96
3. Italia, skor 8,77
4. Jerman, skor 8,25
5. Korea Selatan, skor 7,86
6. Mexico, 7,81
7. Australia, 7,74
8. Spanyol, 7,51
9. Selandia Baru, 7,48
10. Denmark, 6,82


Jepang dan China masuk urutan teratas, padahal dalam beberapa penelitian, panjang rata-rata ukuran mr.p pria Jepang hanya 10,6 cm, bahkan Indonesia lebih unggul dalam hal ini.


Menurut beberapa responden yang mau berbagi lebih jauh soal angket tersebut, bahwa perasaan suka sama suka adalah faktor utama hubungan intim terasa menggairahkan. Sementara ukuran mr.p tak menjadi soal.


dr. Louis Maria bahkan menyebutkan, bahwa titik gspot perempuan hanya sekitar 8-9 cm dari bibir vagina, sehingga sangat mudah menjangkaunya. Sehingga ukuran mr.p tentu bukan hal utama.


Namun seringkali, ketika melakukan hubungan intim, pihak perempuan banyak yang tertekan secara psikologis, sehingga kurang menikmati. Termasuk takut akan rasa sakit yang dialami.


"Di Jepang hal tersebut bisa diminimalisir. Jepang adalah negara maju yang kehidupan orangnya individualis, sehingga mereka merasa tenang dan nyaman dengan perasaan mereka, dan menjadikan hubungan intim sebagi interaksi interpersonal yang tak akan dicampuri oleh orang lain," jelas dr. Louis Maria.


(Kay/Ath)

Lebih baru Lebih lama