Punya cerita? Kirimkan *DISINI*

Saking Langkanya, Top Sering Jadi Rebutan



Kalau kalian amati, di sosial media itu banyak terjadi saling sindir, terutama antar sesama bottom, kadang masalahnya karena rebutan. Hal yang lucu dan sebenarnya sepele, namun jadi masalah serius.

Banyak yang menganggap kalau jumlah top itu makin berkurang, alias makin langka. Apalagi ketika banyak top berubah role jadi bottom. Padahal belum tentu, karena tipe top itu lebih silent dan cuek, tak cerewet dan show off layaknya bottom. Top juga jarang ngumpul bareng.

Saat mencari kenalan baru, lebih seringnya dapat sesama bottom. Ya, karena top tak begitu aktif di sosmed. Alasan mereka buka sosmed mungkin hanya untuk main game, mereka juga kurang aktif berkomentar, update status, atau ngerumpi di grup. Semua itu kebiasaan bottom.

loading...
Jadi, bukan berarti top itu langka. Mungkin banyak, tapi silent dan mereka juga begitu sulit diidentifikasi, karena gesturenya memang nunjukin kalau mereka straight. Sementara yang ngaku top dan aktif bersosmed itu, rata-rata punya sisi melambai dan lebih ekspresif.

loading...
Jadi, buat apa sih berantem Cuma buat rebutan top. Kan ada kerjaan lain yang lebih berfaedah, ya kan?
Lebih baru Lebih lama