Apakah anda
pernah berfikir bahwa pria tampan dan bertubuh atletis mampu memberikan
kenikmatan seksual dibandingkan yang kurus atau yang gendut? Belum tentu, sebab
ada beberapa fakta menarik tentang pria kurus yang membuat kaum perempuan
terhenyak. Bahkan ketika berhubungan seksual, pria kurus lebih mampu memberikan
kenikmatan, dibandingkan tipe pria yang lain. Bagaimana bisa?
Stamina
lebih terjaga
Perlu
dibedakan antara kurus dan kerempeng. Pria kurus berarti bertubuh kecil, namun
padat, meski tidak atletis atau berperut sixpack. Pria kurus terbilang ideal
tinggi dan berat badannya, sementara pria kerempeng adalah mereka yang sangat
kurus sampai tulang-tulangnya terlihat, terutama dibagian bahu, dada dan rusuk.
Artinya, pria kurus yang dimaksud, meski berbadan kecil, namun tubuhnya padat,
tidak kerempeng.
Pria kurus
memiliki stamina yang lebih terjaga, hal itu karena mereka memiliki nafsu makan
yang wajar pada umumnya, namun tubuhnya tidak bisa gemuk. Hal itu karena proses
metabolismenya baik. Sehingga yang diserap dari makanan lebih banyak yang
dibutuhkan, daripada lemak. Meskipun ia makan secara normal pada umumnya, tetap
tidak gemuk.
Hal ini juga
berdampak pada pengumpulan energi. Anda pasti sering melihat pria gemuk yang
mudah sekali kelelahan, sementara pria kurus tidak. Penumpukan lemak pada pria
gemuk membuatnya memerlukan lebih banyak kalori untuk beraktifitas. Sehingga
energinya lebih mudah terserap.
Dalam hal
stamina, pria kurus lebih terjaga, termasuk dalam melakukan hubungan seksual.
Pria kurus lebih mampu melakukan hubungan seksual dalam durasi yang lebih lama,
dan tetap enerjik. Tidak mudah lelah, apalagi tertidur ketika hubungan seksual
belum selesai sepenuhnya.
Penetrasi
lebih dalam
Satu fakta
yang menarik, bahwa pria kurus cenderung memiliki ukuran penis lebih panjang,
dibandingkan mereka yang gendut, bahkan yang bertubuh atletis sekalipun. Hal
ini dikarenakan, proses tranmisi darah berjalan normal ke seluruh tubuh. Kenapa
pria gendut cenderung memiliki penis lebih kecil? Bukan karena takdir, tapi
karena tubuhnya terhalang lemak sehingga proses tranmisi darah tidak maksimal,
termasuk yang menuju ke penis.
Sementara pria
kurus penyebarannya lebih merata, tidak terpusat pada satu titik. Pria atletis
biasanya memiliki titik fokus pada bagian tubuh lain, seperti lengan, perut,
dan dada. Sementara pria kurus tranmisi darahnya menyebar secara merata. Itulah
yang membuat penisnya lebih panjang. Meski ini tidak berlaku secara
keseluruhan, karena dipengaruhi faktor lain seperti penyakit dan lain
sebagainya.
Karena itulah,
ketika melakukan penetrasi, pria kurus mampu memberikan sentuhan lebih dalam
dan lebih mengena titik g spot perempuan, sehingga membuat perempuan
mendapatkan kenikmatan maksimal. Untuk itu jangan pernah meremehkan pria kurus,
sebab mereka memiliki sisi lain yang sangat menakjubkan.
Penulis
: Kayla
Editor
: Atha’
Tags:
Dewasa
