Berbeda dengan struktur vagina yang memang didesain untuk senggama, anal atau rectum tidak demikian. Bahkan itu menjadi saluran utama untuk membuang sampah makanan yang diolah melalui usus besar. Sayangnya, lubang anus dan rectum sering dijadikan pelampiasan hasrat seksual. Apa bahayanya?
Anal seks atau bahasa populernya disebut sodomi terjadi pada saluran pembuangan yang disebut rectum. Layaknya tempat pembuangan, di dalam rectum tersimpan banyak kotoran sekaligus bakteri. Fungsi bakteri tersebut sebenarnya untuk membusukkan sisa makanan sebelum akhirnya dibuang.
Ketika rectum mengalami gesekan, akan memicu beberapa hal, termasuk kemungkinan menyebabkan beberapa penyakit yang tidak bisa diremehkan. Setidaknya ada lima penyakit yang bisa ditimbulkan.
1. Infeksi pada usus
Hal ini terjadi karena kotoran yang harusnya keluar, terdorong kembali ke dalam sehingga mengganggu sirkulasi. Kotoran yang kembali terdorong ke dalam bisa menyebabkan infeksi pada usus besar.
2. Sobek pada bagian lubang anus
Jika tidak berhati-hati, lubang anus bisa sobek dan berdarah. Hal ini menjadi masalah serius karena lokasi sobeknya berada di bagian tubuh yang penuh bakteri, sehingga bisa masuk dan mempengaruhi transmisi darah.
loading...
3. Berkurangnya daya jepit rectumTerlalu sering disodomi bisa menyebabkan daya jepit rectum berkurang, bahkan tidak mampu lagi menahan atau mengontrol keluarnya kotoran. Ini jelas sangat merepotkan dan membuat menyebarnya bakteri pada celana dalam.
Ini juga beresiko pada kesehatan tubuh secara umum, terutama bagian genital karena bakteri rawan menyebar.
4. Bakteri pada penis
Mereka yang melakukan sodomi pun juga rawan terserang penyakit, apalagi tidak menggunakan alat kontrasepsi. Bakteri dalam rectum bisa masuk ke lubang penis dan menyebabkan salah satunya infeksi saluran kemih.
5. Penularan HIV/AIDS
Sodomi termasuk salah satu perilaku yang bisa menularkan virus HIV/AIDS, apalagi jika tidak menggunakan pengaman atau alat kontrasepsi. Sentuhan langsung dengan sperma atau cairan dalam tubuh bisa menularkan HIV dan berpotensi pada munculnya AIDS yang mematikan. (Das/Ath)
loading...
