Kenalkan, aku juga seorang uke, sama seperti kamu, tetapi sepertinya kita menjalani hidup yang berbeda.
Aku tak merasa terjebak dalam tubuh laki-laki. Aku menikmati diriku sebagai laki-laki, bahkan aku menjalani aktivitas yang dijalani kebanyakan laki-laki.
Aku tidak pernah dibully, dianggap banci, atau kecewekan, ya sebab aku terlihat seperti umumnya laki-laki. Aku suka bermain musik, sepakbola, modifikasi motor, aku benar-benar laki-laki.
loading...
Tetapi, aku lebih suka dimanja sesama laki-laki. Aneh kan? terutama yang lebih tua. Aku lebih suka diperhatikan, dimanja, dan disetubuhi laki-laki, kalau dalam hal ini kita sama.Tetapi aku tak bisa masuk dalam dunia perempuan. Aku tetaplah laki-laki, dan nyaman sebagai laki-laki. Aku juga senang sebagai laki-laki, memiliki tubuh atletis dan perawakan manly seperti laki-laki.
Namun aku tak tertarik menyetubuhi perempuan, atau juga sesama laki-laki. Aku lebih nyaman sebagai obyek. Banyak yang mengira aku seme, atau top, padahal aku seorang uke dan roleku bottom.
Banyak orang tak percaya, dan kaget, apalagi di kalangan teman-teman pelangi. Tetapi ya inilah aku, segala kenyamanan yang kurasakan selama ini.
Apakah kalian termasuk uke yang sepertiku?
loading...
Tags:
Insting
