Punya cerita? Kirimkan *DISINI*

Kenapa Pria Bertubuh Kekar “Pisangnya” Cenderung Kecil?





Pernahkan dalam suatu peristiwa, kita kaget melihat orang yang bertubuh kekar, namun ternyata memiliki penis yang kecil? Meski hal ini tidak bisa dipukul rata, tapi tak sedikit pria bertubuh kekar, justru menggunakan jasa pembesar penis agar nampak ideal, karena sebelumnya ia memiliki “barang” yang mungil. Berikut penjelasannya :

Kecil besarnya penis seorang pria sangat dipengaruhi oleh pasokan aliran darah, untuk itulah panjang dan diameternya bisa berubah, karena itu juga bergantung dengan kesehatan, atau kelancaran transmisi (penyebaran) darah ke seluruh tubuh. Pria bertubuh kekar bukan berarti memiliki penis yang lebih kecil, namun hanya persebaran darahnya terpusat pada bagian-bagian tertentu.

Pria bertubuh kekar membutuhkan lebih banyak pasokan darah ke beberapa bagian tubuhnya, terutama lengan dan dada. Karena bagian tersebut lebih mengembang, maka jumlah darah yang dibutuhkan lebih banyak, dibandingkan mereka yang bertubuh biasa atau kurus.

Apalagi, darah dipompa dari jantung, yang letak anatomisnya lebih dekat ke dada dan lengan daripada ke penis. Sehingga ketercukupan darah disesuaikan pada areal terdekat. Karena itulah penis pria bertubuh kekar jadi tidak maksimal. Itulah kenapa priba bertubuh kekar biasanya memiliki kekuatan yang terfokus di lengan dan dada, dan memiliki kelemahan di bagian tubuh lain.

Namun yang semacam ini bisa ditanggulangi, seperti misalkan mengkonsumsi lebih banyak air putih dari biasanya. Anda pasti tahu bahwa air putih merupakan bagian penting ketika seseorang hendak memiliki tubuh kekar, sebab sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, darah termasuk di dalamnya.

Selain itu, konsumsi buah dan sayuran juga sangat penting. Jadi, dibalik tubuh yang kekar juga diperlukan asupan yang lebih, dibandingkan mereka yang bertubuh biasa-biasa saja, karena kebutuhannya juga lebih besar.

Editor : Kayla
Lebih baru Lebih lama