Bagi seorang expert bottom, digenjot adalah suatu sensasi atau candu yang membuatnya ketagihan. Memang tidak semua bottom merasakan hal ini, tak sedikit juga yang ogah dan bahkan trauma.
Masalahnya, mereka yang ketagihan digenjot, seringkali melakukan free have fun pada beberapa orang, yang jelas bukan BFnya. Ini beresiko kan? Terutama rawan penularan penyakit seksual.
Jika kamu mengalami hal ini, coba lakukan salah satu dari 5 tips di bawah ini. Atau lakukan kelimanya bila perlu.
loading...
1. Baca buku/artikel kesehatanCoba alihkan atau luangkan waktu untuk membaca buku dan artikel kesehatan di internet. Terutama yang berkaitan dengan anal seks dan penyakit seksual lainnya.
Pengetahuan yang cukup bisa memberikanmu gambaran batas mana yang seharusnya kamu lakukan dan tidak kamu lakukan, demi kesehatan kamu.
2. Pakai Dildo
Jika cara pertama tidak mempan karena teori tak bisa mencegah hasratmu, coba lakukan dengan dildo. Pastikan dildo itu bersih, kalau perlu pasangkan kondom dan lumuri pelumas. Lalu lampiaskan hasratmu.
Meski hanya alat bantu, dildo lebih aman daripada yang aslinya, apalagi dengan orang yang berbeda-beda.
3. Minta BFmu
Cukup dengan BF saja, jangan ganti-ganti orang. Jika kamu memang sedang pengen, terbukalah dengan BFmu. Ini meminimalisir resiko dibanding berganti-ganti pasangan, kan?
Jika kamu jomblo atau tidak punya BF. Lakukan saja cara kedua. Asal jangan suka CMS (cinta satu malam) dan berganti-ganti pasangan padahal kita tidak tahu latar belakangnya.
4. Onani
Hasrat biasanya reda ketika air mani tertumpah. Maka, lakukan ini untuk "mengunci" hasratmu, sebelum kamu tergoda untuk mencari partner liar di ranjang.
5. Berpuasa
Agama mengajarkan berpuasa untuk mengontrol diri. Tidak saja menahan lapar dan minum, namun juga menahan untuk melampiaskan hasrat. Meskipun pada malam hari, seringkali hasrat itu muncul lagi, namun setidaknya ini sudah sangat membantu.
loading...
