Ketika memasuki usia remaja,
biasanya jerawat mulai menyerang wajah. Orang Indonesia sering menyebutnya
virus merah jambu, atau kondisi dimana seseorang mulai merasakan jatuh cinta.
Padahal itu hanyalah mitos belaka. Lalu apa yang menyebabkan munculnya jerawat?
Memasuki usia remaja
hingga dewasa awal, tubuh memang memproduksi banyak minyak. Wajah menjadi
bagian yang paling banyak memproduksi minyak. Sehingga, penumpukan kuman
terjadi di wajah, dan itu memicu timbulnya jerawat.
Karena hidup di iklim
tropis, disertai dengan aktivitas yang bersinggungan diluar yang bersinggungan
langsung dengan terik matahari, membuat produksi minyak dalam wajah meningkat.
Maka salah satu cara meminimalisir adalah mengurangi produksi minyak dalam
wajah.
Namun minyak berbeda
dengan keringat. Keringat yang muncul karena aktivitas fisik, misalkan
olahraga, justru berdampak positif dalam meremajakan kulit. Maka, selain
menggunakan kosmetik atau pembasuh wajah, salah satu cara meminimalisir
munculnya jerawat adalah dengan berolahraga rutin atau kegiatan fisik yang bisa
memunculkan keringat.
Banyak orang salah dalam
berfikir, jikalau kosmetik atau pembasuh wajah bisa menghilangkan jerawat.
Padahal tidak. Fungsinya hanya meminimalisir munculnya jerawat baru. Bagi yang
peduli dengan kondisi wajah, memang mencegah munculnya jerawat adalah cara
terbaik, daripada melakukan perawatan setelah jerawat muncul.
Untuk itu, mulailah cara
sederhana agar mengurangi munculnya jerawat baru dengan aktivitas fisik, serta
membasuh wajah minimal 3x dalam sehari di 3 waktu yang berbeda. Pagi setelah
tidur, siang hari, dan malam hari. [ar/ed]
Tags:
Kesehatan
