Punya cerita? Kirimkan *DISINI*

Pengalaman Bertiga, Bagaimana Rasanya?



Sejak masih bf-an sama dia, pernah terbersit ide konyol untuk main bertiga. Dia yang mengajak. Karena punya teman yang rolenya top.

"Hah. Tapi gue gak mau digang bang, gue maunya cuma sama elu," pintaku.

Aku memang bot, tapi aku gak mau dijamah orang selain bfku, apalagi melihat bfku sendiri menjamah orang lain. Tapi bfku orangnya keras kepala, setiap kemauannya harus dituruti.

Padahal aku mikir juga, ngapain dia ngajak main bertiga sama top? Kan dia juga top?

"Fun aja, gak usah dipikirin terlalu dalem," dia mencoba menenangkanku.

Akhirnya, waktu malam minggu dia mengajakku ke rumahnya, temannya sudah menunggu di kamar. Dia ngenalin aku sama temannya dan bilang kalau aku bfnya.

Sambil memelukku dia berbisik kalau itulah teman yang akan kami ajak main bertiga.

Wajahnya lumayan, badannya juga atletis. Muscle banget. Tiba-tiba aku jadi merasa takut.

"Pokoknya gue gak mau digenjot dia, pokoknya harus elu yang genjot gue," tegasku.

Ya. Emang aku cowok apaan digenjot orang tanpa ikatan hubungan yang jelas.

"Santai aja."

Akhirnya dimulai. Lampu dimatikan. Kami di atas ranjang bertiga, bfku memelukku sambil mengendus bagian telinga dan leher, lalu satu per satu bajuku dilepasnya.

Kupikir main bertiga itu langsung tiga-tiganya, ternyata sama aja. Kami seperti hanya main berdua dan cowok tadi seolah cuma nonton aja.

loading...
Sampai saatnya aku digenjot, kulirik cowok itu memegang pundak bfku. Tiba-tiba ada sedikit rasa cemburu, meskipun aku kurang fokus karena sedang menikmati genjotan bfku.

Aku hanya mendesah sambil memejamkan mata, tenggelam dalam kenikmatan asmara, apalagi putingku tak henti-hentinya dipelintir, membuat kenikmatan kian memuncak.

Namun kudengar bfku juga mendesah tak kalah kerasnya, kulirik sejenak. Whatss... cowok tadi ternyata dari belakang juga sedang menggenjot bfku.

Tapi aku tak bisa protes, sampai akhirnya klimaks dan spermaku tercecer di kasur.

Lalu bfku memelukku, dan kami terlelap.

###

Keesokan paginya, kulihat cowok itu sudah tak ada. Bfku menyambutku dengan senyum manisnya.

"Mana temenmu?" Tanyaku,"Semalem kamu digenjot dia ya?"

Mungkin karena terlihat agak emosi, dia mencoba menenangkanku.

"Kamu vers?"

Dia tak menjawab. Setelah kejadian itu, hubungan kami jadi berbeda.
Lebih baru Lebih lama